Manchester City membawa misi besar ketika bertandang ke Estadio de la Cerámica untuk menghadapi Villarreal dalam lanjutan fase liga Liga Champions 2025/2026, Selasa (7/10) malam waktu setempat.
Pasukan Pep Guardiola bertekad memutus rekor buruk mereka di laga tandang Eropa, sementara Villarreal masih memburu kemenangan perdana di turnamen musim ini.
Momentum City Setelah Performa Inkonsisten di Eropa
Bagi Manchester City, hasil imbang 2-2 melawan AS Monaco di matchday kedua masih terasa pahit. Dua gol Erling Haaland sempat membawa The Citizens di atas angin, namun penalti menit ke-90 Eric Dier memaksa mereka berbagi poin.
Hasil itu memperpanjang catatan lima laga tandang tanpa kemenangan di Liga Champions bagi City—empat di antaranya berakhir dengan kekalahan melawan Real Madrid, Paris Saint-Germain, Juventus, dan Sporting Lisbon.
Kemenangan tandang terakhir mereka di ajang Eropa terjadi lebih dari setahun lalu, tepatnya pada 1 Oktober 2024, saat membantai Slovan Bratislava 4-0. Meski begitu, performa domestik City mulai kembali stabil.
Mereka mencatat kemenangan 1-0 atas Brentford dan menundukkan Everton 2-0 akhir pekan lalu. Hasil itu memperpanjang rekor tak terkalahkan City menjadi delapan pertandingan di semua kompetisi dan sempat membawa mereka ke puncak klasemen Premier League sebelum digeser Arsenal.
Villarreal Cari Momentum di Kandang Sendiri
Villarreal juga mencatat hasil imbang dramatis pada matchday kedua, ketika Renato Veiga mencetak gol penyeimbang di menit akhir untuk menahan Juventus 2-2 di Estadio de la Cerámica. Sebelumnya, tim asuhan Marcelino harus mengakui keunggulan Tottenham Hotspur di laga pembuka fase grup.
Namun, tren Villarreal belum konsisten. Mereka gagal menang dalam tiga laga terakhir di semua ajang, termasuk kekalahan 1-3 dari Real Madrid dan hasil imbang 2-2 melawan Real Betis. Selain itu, Villarreal juga memiliki catatan kurang baik melawan tim Inggris.
Dari delapan pertemuan terakhir, mereka belum pernah meraih kemenangan dan terakhir kali berjumpa Manchester City pada musim 2011/2012 dengan hasil dua kekalahan (1-2 dan 0-3).
Kondisi Pemain & Strategi
Manchester City datang dengan skuad yang lebih kuat. Rayan Aït-Nouri sudah kembali berlatih dan berpeluang tampil setelah pulih dari cedera pergelangan kaki. Namun, Pep Guardiola masih belum bisa menurunkan Abdukodir Khusanov yang cedera, serta Rodri yang diperkirakan baru kembali akhir bulan ini.
Dengan jadwal padat, Guardiola kemungkinan akan melakukan rotasi dan memberi kesempatan bermain kepada Omar Marmoush serta Rayan Cherki yang baru pulih dari cedera.
Di kubu Villarreal, Marcelino menghadapi krisis di lini belakang. Logan Costa dan Willy Kambwala absen akibat cedera ligamen dan hamstring, sedangkan Juan Foyth juga diragukan tampil.
Penyerang muda Pau Cabanes turut masuk daftar cedera panjang. Kabar baiknya, bek kanan Santiago Mourino sudah bisa kembali bermain setelah menjalani skorsing di La Liga. Ia diperkirakan akan langsung menjadi starter, bersama Nicolas Pepe dan Georges Mikautadze di lini depan.
Perkiraan Susunan Pemain
- Villarreal (4-3-3): Tenas; Mourino, Marin, Veiga, Cardona; Gueye, Parejo, Comesaña; Pepe, Mikautadze, Buchanan
- Manchester City (4-2-3-1): Donnarumma; Nunes, Stones, Gvardiol, O’Reilly; Gonzalez, Silva; Bobb, Foden, Doku; Haaland
Prediksi Skor
Estadio de la Cerámica selama ini dikenal sulit ditaklukkan, dengan Villarreal belum terkalahkan di kandang musim ini. Namun, rekor cemerlang itu bisa terhenti di tangan Manchester City yang datang dengan motivasi tinggi dan lini serang kembali lengkap.
Dengan Erling Haaland di puncak performa dan kembalinya beberapa pemain kunci, City diprediksi mampu mengakhiri kutukan tandang mereka di Eropa.
Prediksi: Villarreal 1–3 Manchester City

