Megawati Hangestri Pertiwi kembali mencuri perhatian publik olahraga internasional. Setelah resmi diperkenalkan sebagai rekrutan anyar klub Manisa BBSK untuk musim 2025/2026, satu hal menarik mencuat dari presentasi Mega, ia memilih nomor punggung 8.
Nomor ini bukan sembarang angka. Di balik keputusan Mega mengenakan nomor tersebut, tersimpan makna emosional, spiritual, dan simbol kekuatan personal yang telah ia bawa sepanjang kariernya.
Dalam dunia olahraga profesional, nomor punggung bukan hanya sekadar identitas di lapangan, tapi juga cerminan filosofi, sejarah, dan keyakinan atlet yang bersangkutan. Lalu, apa arti sebenarnya dari nomor 8 bagi Megawati?
Jika menilik ke belakang, Megawati Hangestri memang dikenal konsisten menggunakan nomor 8, baik saat membela Timnas Indonesia maupun ketika bermain di luar negeri seperti di klub Daejeon Red Sparks (Korea Selatan). Konsistensi ini bukan tanpa alasan.
Makna Filosofis Angka 8 dalam Dunia Olahraga
Secara universal, angka 8 sering diasosiasikan dengan infinity (tak terbatas) jika dibalik secara horizontal. Ini menjadikannya simbol daya tahan, keseimbangan, dan kontinuitas, semua karakter yang sangat dibutuhkan dalam olahraga profesional.
Dalam budaya Asia, khususnya di negara-negara seperti China dan Jepang, angka 8 melambangkan kesejahteraan dan keberuntungan. Tak sedikit atlet dunia yang juga memilih nomor ini karena faktor spiritual dan simbolik.
Dalam konteks voli, posisi opposite seperti yang dimainkan Megawati memang menuntut kekuatan mental dan fisik yang konsisten. Oleh karena itu, banyak pemain di posisi tersebut memilih angka dengan makna solid dan angka 8 adalah salah satunya.
Manisa BBSK: Klub Baru, Semangat yang Sama
Ketika diumumkan sebagai bagian dari skuad Manisa BBSK untuk kompetisi Kadinlar 1 Ligi 2025, Mega langsung menegaskan bahwa ia akan kembali mengenakan nomor punggung 8, meski klub memiliki beberapa pemain yang sebelumnya memakai angka tersebut.
Pihak klub bahkan memberikan “lampu hijau” secara khusus kepada Mega untuk memilih nomor tersebut. Hal itu dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap statusnya sebagai pemain bintang dan wajah baru tim.
Dalam unggahan Instagram resmi klub, terlihat Mega memegang jersey Manisa dengan nama “Hangestri” di atas angka 8.
Dampak Pemilihan Nomor: Branding dan Identitas
Di era digital saat ini, nomor punggung juga menjadi bagian dari branding pribadi seorang atlet. Megawati dengan nomor 8 telah menjadi identitas visual yang melekat kuat di benak penggemar.
Merchandise, jersey, hingga grafis media sosial Manisa BBSK kini mulai memunculkan Mega dengan nomor 8 sebagai ikon baru klub. Bahkan, beberapa fanbase mulai menyebutnya sebagai “The Power of 8”.
Hal ini mirip dengan yang terjadi pada pemain-pemain legendaris seperti Kobe Bryant (8 & 24) atau Cristiano Ronaldo (7) yang membangun citra melalui angka.

