Setiap penggemar basket pasti pernah bermimpi untuk memiliki tembakan seakurat Stephen Curry, Kevin Durant, atau Klay Thompson. Mereka bukan hanya mencetak angka, tapi juga menghipnotis penonton dengan teknik shooting yang presisi dan konsisten. Tapi bagaimana sebenarnya cara mereka melatih shooting hingga bisa mencapai level tersebut?
Berikut cara melatih shooting basket akurat seperti pemain NBA, mulai dari teknik dasar hingga latihan harian yang perlu dilakukan.
1. Pahknik Dasami Tear Shooting Basket
Sebelum berbicara soal latihan keras dan pola latihan pemain NBA, langkah pertama adalah memahami dan menguasai teknik dasar tembakan. Tanpa teknik dasar yang benar, tembakan Anda tidak akan konsisten, bahkan bisa melenceng meskipun Anda merasa sudah berlatih keras.
Elemen Dasar Shooting Basket:
-
Stance (Posisi Kaki): Kaki selebar bahu, tubuh menghadap ring.
-
Grip (Pegangan Bola): Tangan dominan di bawah bola, tangan non-dominan di samping sebagai penyeimbang.
-
Elbow (Siku): Posisi siku harus sejajar dan membentuk huruf “L”.
ADVERTISEMENT -
Follow Through: Gerakan pergelangan tangan setelah bola dilepaskan, seolah-olah “memasukkan tangan ke dalam toples”.
Latihan teknik dasar ini sebaiknya dilakukan setiap hari, minimal 15–30 menit sebelum memulai latihan tembakan jarak jauh.
2. Rutin Melakukan Form Shooting
Form shooting adalah latihan dasar yang biasa dilakukan oleh pemain NBA saat memulai latihan. Latihan ini dilakukan dari jarak sangat dekat dengan ring (sekitar 1–2 meter), fokus pada teknik dan gerakan yang benar, bukan soal memasukkan bola sebanyak mungkin.
Cara Melakukan Form Shooting:
-
Berdiri dekat ring.
-
Gunakan satu tangan untuk menembak, tangan lainnya hanya sebagai penyeimbang.
-
Fokus pada gerakan siku dan follow through.
-
Lakukan minimal 50 kali untuk setiap sesi latihan.
Latihan ini membantu membangun muscle memory agar Anda bisa melakukan shooting secara otomatis dengan teknik yang konsisten.
3. Latihan Spot Shooting dari Berbagai Titik
Setelah menguasai form shooting, tahap selanjutnya adalah spot shooting. Ini adalah latihan menembak dari berbagai titik di sekitar perimeter lapangan basket.
Titik-titik yang Harus Dilatih:
-
Corner three (pojok kanan dan kiri)
-
Mid-range (jarak menengah, depan dan samping)
-
Top of the key (depan garis tiga poin)
-
Elbow (samping garis free throw)
Lakukan minimal 10 tembakan di setiap titik, dan catat akurasi Anda. Tujuannya bukan hanya menghafal posisi, tetapi juga melatih otot dan insting menembak dari berbagai sudut seperti yang dilakukan pemain NBA saat game berlangsung.
4. Latihan Catch and Shoot & Off-the-Dribble
Pemain NBA tidak hanya menembak dalam posisi diam. Mereka sering kali menerima bola sambil bergerak, atau menembak setelah menggiring bola. Karena itu, Anda juga harus melatih dua skenario penting ini:
Catch and Shoot:
-
Minta teman mengoper bola ke Anda dari berbagai arah.
-
Fokus pada kecepatan dan transisi dari menerima bola ke melakukan shooting.
Off-the-Dribble:
-
Lakukan 2–3 dribble, lalu langsung lakukan tembakan.
-
Latih dari berbagai arah dan posisi (kanan, kiri, depan).
Latihan ini penting untuk membangun fleksibilitas dan kemampuan tembakan dalam situasi nyata pertandingan.
5. Gunakan Metode Shooting Drill ala Pemain NBA
Pemain seperti Stephen Curry dikenal memiliki rutinitas shooting yang sangat ketat. Berikut beberapa drill yang bisa Anda adaptasi:
Curry Shooting Drill:
-
Lakukan shooting dari 5 titik di luar garis tiga poin.
-
Harus memasukkan 5 dari 7 tembakan di setiap titik untuk lanjut ke titik berikutnya.
-
Fokus pada kecepatan, akurasi, dan transisi antar posisi.
Latihan seperti ini tidak hanya meningkatkan skill, tetapi juga mentalitas kompetitif dan konsistensi, dua hal penting yang dimiliki semua shooter elite di NBA.
6. Tingkatkan Fokus dan Mental Shooting
Akurasi tembakan bukan hanya tentang otot, tapi juga mental dan fokus. Pemain NBA seperti Kobe Bryant atau Damian Lillard dikenal memiliki konsentrasi tinggi saat menembak, bahkan dalam tekanan tinggi.
Cara Melatih Fokus Shooting:
-
Lakukan visualisasi sebelum menembak (bayangkan bola masuk ke ring).
-
Latihan dengan gangguan (misal suara bising atau timer).
-
Tetapkan target akurasi harian dan jangan berhenti sebelum mencapainya.
Mental kuat akan membuat Anda tetap tenang dan presisi meski dalam kondisi pertandingan yang panas.
7. Review dan Analisis Diri
Pemain profesional selalu merekam latihan mereka. Tujuannya untuk melihat kesalahan teknik yang tidak terasa saat latihan berlangsung.
Tips:
-
Rekam sesi latihan shooting Anda.
-
Tonton ulang dan perhatikan posisi kaki, tangan, dan timing tembakan.
-
Bandingkan dengan video pemain NBA yang Anda idolakan.
Dengan evaluasi rutin, Anda akan menemukan pola kesalahan dan bisa memperbaikinya dengan lebih cepat.
8. Konsisten
Tak ada jalan pintas menuju akurasi tembakan seperti pemain NBA. Kunci utama adalah konsistensi dan disiplin latihan. Buat jadwal latihan harian, catat perkembangan, dan jangan malas untuk mengulang latihan dasar. Bahkan bintang NBA pun tetap melakukan latihan dasar setiap hari.

