Panggung sepak bola dunia kembali menyorot Qatar. Setelah sukses menggelar Piala Dunia senior pada 2022, negara kaya minyak di Timur Tengah ini kembali dipercaya FIFA menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 FIFA 2025.
Turnamen ini akan digelar mulai 3 hingga 27 November 2025 dan mencatatkan sejarah sebagai edisi terbesar dalam perjalanannya. Total ada 48 negara peserta untuk pertama kalinya yang akan berla dalam turnamen tersebut.
Ajang ini bukan hanya sekadar kompetisi usia muda, tetapi juga wadah bagi calon bintang masa depan sepak bola dunia. Dari sinilah nama-nama besar seperti Luis Figo, Ronaldinho, Andres Iniesta, Neymar, hingga Victor Osimhen pernah menapaki langkah awal menuju kejayaan.
FIFA telah melakukan undian grup pada Mei 2025. Hasilnya menghadirkan sejumlah laga yang langsung mencuri perhatian publik dunia. Ada pertarungan antar juara benua, pertemuan klasik, hingga debut bersejarah dari negara-negara yang baru tampil.
Deretan Laga Paling Ditunggu di Piala Dunia U-17 2025
Berikut lima pertandingan paling menarik di fase grup Piala Dunia U-17 2025 versi FIFA.
1. Grup A: Qatar vs Italia U17
Laga pembuka selalu menjadi magnet utama dalam setiap turnamen besar, dan kali ini giliran Qatar menghadapi Italia di Grup A. Pertandingan ini akan digelar di Lusail Stadium, arena megah yang juga menjadi saksi final Piala Dunia 2022.
Italia datang dengan status semifinalis UEFA U-17 European Championship 2025, dengan striker muda berbakat Samuele Inacio yang menjadi top skor turnamen Eropa tersebut lewat lima gol spektakuler.
Namun, tuan rumah Qatar tentu tak ingin hanya menjadi pelengkap. Dengan dukungan penuh dari publik sendiri dan atmosfer kandang yang bergemuruh, tim muda asuhan pelatih lokal Ali Al-Mohannadi diyakini akan tampil habis-habisan.
Pertemuan ini bukan hanya soal kualitas, tapi juga simbol ambisi Qatar untuk membuktikan bahwa proyek pengembangan pemain muda mereka, yang dimulai sejak Akademi Aspire berdiri, kini mulai berbuah manis.
2. Grup B: Portugal vs Maroko U17
Pertarungan antara Portugal vs Maroko di Grup B disebut sebagai salah satu laga “final dini” versi FIFA. Kedua tim datang dengan status raja dari masing-masing benua. Maroko baru saja menjuarai Piala Afrika U-17 CAF 2025, menundukkan Mali lewat adu penalti dramatis.
Sementara Portugal tampil perkasa di Kejuaraan Eropa U-17 UEFA, menaklukkan Prancis 3-0 di partai puncak. Duel ini tak sekadar mempertemukan dua gaya sepak bola, tapi juga dua filosofi berbeda. Kecepatan dan teknik khas Afrika Utara melawan ketepatan taktik dan penguasaan bola khas Eropa Selatan.
Para penggemar sepak bola muda dunia tentu menantikan duel sengit antara dua calon bintang, yakni Youssef El-Farhani (Maroko) dan Diogo Ribeiro (Portugal) yang sama-sama bersinar di level junior. Pertandingan ini diprediksi akan menentukan siapa yang keluar sebagai juara grup dan siapa yang harus berjuang lewat jalur runner-up.
3. Grup D: Argentina vs Belgia U17
Salah satu laga paling ditunggu dari fase grup Piala Dunia U-17 2025 adalah pertemuan antara Argentina vs Belgia U17 di Grup D. Argentina datang dengan motivasi tinggi untuk melengkapi koleksi gelar mereka.
Tim “Albiceleste” sudah tiga kali juara dunia di level senior dan enam kali menjuarai Piala Dunia U-20, tapi belum pernah mengangkat trofi U-17. Turnamen ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk melengkapi “puzzle” kejayaan di semua level usia.
Di sisi lain, Belgia tampil dengan semangat pembuktian. Setelah generasi emas di level senior yang dipimpin Eden Hazard dan Kevin De Bruyne mulai meredup, negeri ini kini menaruh harapan pada generasi muda yang akan berlaga di Qatar.
Belgia terakhir tampil di Piala Dunia U-17 pada 2015 dan berhasil finis di peringkat ketiga. Ini merupakan pencapaian terbaik mereka sejauh ini. Pertarungan dua negara berfilosofi sepak bola menyerang ini dipastikan menghadirkan permainan terbuka dan atraktif. Argentina dengan gaya possession football khas Amerika Selatan. Sementara Belgia tampil dengan pressing tinggi ala Eropa modern.
4. Grup G: Jerman vs Kolombia U17
Sebagai juara bertahan Piala Dunia U-17 2023, Jerman tentu datang ke Qatar dengan status tim unggulan. Mereka menjadi negara ketiga dalam sejarah setelah Brasil dan Nigeria yang berpeluang mempertahankan gelar secara beruntun.
Namun, ujian berat sudah menanti sejak awal. Mereka akan berhadapan dengan Kolombia, tim kuat dari Amerika Selatan yang nyaris menjuarai Kejuaraan U-17 CONMEBOL 2025.
Dalam final regional itu, Kolombia sempat memimpin lebih dulu atas Brasil, namun kehilangan konsentrasi di menit akhir dan kalah lewat adu penalti.
Pelatih Jerman U-17, Christian Wück, yang sukses membawa timnya juara dua tahun lalu di Indonesia, kembali menurunkan sejumlah pemain potensial seperti Noah Darvich dan Paris Brunner. Sementara Kolombia mengandalkan kecepatan sayap dan permainan menekan khas Amerika Selatan, dipimpin kapten muda Juan Cardenas. Pertandingan ini diyakini akan menjadi tolok ukur kesiapan Jerman untuk mempertahankan tahta mereka.
5. Grup H: Brasil vs Honduras U17
Brasil dan Honduras akan berduel di Grup H dalam pertandingan yang penuh warna dan sejarah. Brasil, dengan empat trofi di tangan, adalah tim paling sukses kedua dalam sejarah Piala Dunia U-17 setelah Nigeria.
Generasi 2025 datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menjuarai Kejuaraan Amerika Selatan U-17, di mana mereka tidak terkalahkan sepanjang turnamen. Namun, jangan remehkan Honduras. Tim asal Amerika Tengah itu tampil mengesankan di babak kualifikasi zona Concacaf dengan menyapu bersih tiga kemenangan dan mencetak banyak gol.
Kembali ke turnamen setelah absen sejak 2017, Honduras membawa semangat besar untuk membuktikan bahwa mereka bukan tim penggembira. Disisi lain, Brasil jelas diunggulkan. Namun gaya permainan agresif Honduras bisa menghadirkan kejutan di atas lapangan. Laga ini berpotensi menjadi salah satu pertandingan paling menghibur di fase grup berkat duel serangan cepat dan permainan tanpa kompromi dari kedua kubu.

