Italia vs Estonia WCQ 2026: Italia bertekad membangun momentum dalam kampanye Kualifikasi Piala Dunia 2026 saat menjamu Estonia di Bergamo, Jumat malam.
Situasi belum sepenuhnya aman bagi Gli Azzurri—mereka tertinggal sembilan poin dari puncak Grup I dan kini terancam gagal lolos ke putaran final untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Perjalanan Berliku Italia
Akhir masa kepelatihan Luciano Spalletti di tim nasional Italia bisa dibilang aneh. Ia dipecat bahkan sebelum menjalani laga terakhirnya, meski akhirnya menutup dengan kemenangan 2-0 atas Moldova. Ironisnya, kabar pemecatan itu justru diumumkan sendiri oleh Spalletti dalam konferensi pers sehari setelah timnya kalah dari Norwegia.
Italia memulai perjalanan Kualifikasi dengan buruk, kalah 0-3 di Oslo dari Norwegia. Luka kegagalan dua edisi Piala Dunia sebelumnya masih terasa, membuat awal yang terjal ini semakin menekan publik dan pemain.
Kini, Gennaro Gattuso dipercaya memimpin tim menuju jalan baru. Penunjukan mantan gelandang AC Milan ini cukup mengejutkan, apalagi setelah Claudio Ranieri menolak tawaran untuk menangani tim dan memilih bertahan di AS Roma. Gattuso pun harus segera membuktikan bahwa pilihannya bukan sekadar opsi darurat.
Italia yang saat ini berada di peringkat 9 FIFA menghadapi situasi genting: hanya dua laga melawan Estonia dan Israel yang wajib dimenangkan penuh jika ingin menghindari jalur playoff.
Lawan yang Masih Mencari Jati Diri
Sementara Italia berkutat dengan masalah konsistensi, Estonia justru masih menunggu kesempatan tampil pertama kali di turnamen besar. Rekor mereka menghadapi Italia juga suram: enam kali bertemu, enam kali kalah, termasuk kekalahan telak 0-4 dalam laga persahabatan pada 2020.
Tim berjuluk Blueshirts ini sempat lolos dari ancaman degradasi di UEFA Nations League, namun perjalanan mereka di Kualifikasi Piala Dunia juga berliku. Setelah kalah 1-2 dari Israel, Estonia sempat menang tipis atas Moldova, namun kembali tumbang dari Israel dan Norwegia. Kini mereka mengoleksi poin yang sama dengan Italia, meski peluang finis di dua besar terlihat sangat kecil.
Kondisi Terkini Tim Italia vs Estonia WCQ 2026
Gattuso menegaskan akan mengembalikan Italia ke formasi empat bek, setelah eksperimen tiga bek era Spalletti gagal membuahkan hasil. Kapten Gianluigi Donnarumma, yang baru saja resmi berseragam Manchester City, dipastikan jadi pilihan utama di bawah mistar.
Destiny Udogie, Samuele Ricci, dan Lorenzo Lucca dicoret dari skuad, sementara beberapa wajah baru seperti Francesco Pio Esposito, Giovanni Fabbian, dan Giovanni Leoni dari Liverpool mendapat panggilan. Di lini depan, Mateo Retegui—yang sedang tajam bersama klub barunya Al-Qadisah—akan bersaing dengan Moise Kean, Giacomo Raspadori, dan Gianluca Scamacca yang sudah pulih cedera.
Di sisi lain, Estonia kehilangan kapten Karol Mets yang masih cedera. Karl Hein, kiper milik Arsenal yang kini dipinjamkan ke Werder Bremen, akan menjaga gawang. Di lini belakang ada sosok Maksim Paskotsi, bek tengah yang sempat memperkuat Tottenham. Untuk lini serang, Rauno Sappinen berpeluang jadi ujung tombak, meski Henri Anier masih menjadi top skor aktif mereka.
Perkiraan Susunan Pemain Italia vs Estonia
- Italia (4-3-3): Donnarumma; Di Lorenzo, Gatti, Bastoni, Dimarco; Barella, Locatelli, Tonali; Politano, Kean, Zaccagni
- Estonia (4-2-3-1): Hein; Tur, Kuusk, Paskotsi, Saliste; Shein, Soomets; Yakovlev, Kait, Sinyavskiy; Sappinen
Prediksi Pertandingan
Italia memang masih jauh dari kata ideal, namun laga di Bergamo menjadi panggung yang tepat bagi Gattuso untuk memulai era barunya dengan kemenangan. Estonia punya semangat juang, tapi kualitas masih terlalu timpang jika dibandingkan dengan Azzurri.
Prediksi skor: Italia 2-0 Estonia

