Ketika musim NBA musim 2024/2025 berakhir, satu nama menjadi pusat sorotan, yakni Shai Gilgeous-Alexander. Pemain asal Kanada ini resmi dinobatkan sebagai NBA Most Valuable Player (MVP)Â 2025 setelah mencatatkan musim spektakuler bersama Oklahoma City Thunder.
Dengan rata-rata 32,7 poin per pertandingan, Shai Gilgeous-Alexander tidak hanya memimpin Thunder meraih gelar juara NBA pertama dalam sejarah franchise, tetapi juga menegaskan dirinya sebagai wajah baru liga basket. Meski demikian, perjalanan menuju puncak bukanlah proses instan. Perjalanannya hingga ketitik ini cukup berliku. Dari Hamilton, Ontario hingga menjadi MVP NBA.
Siapa Shai Gilgeous-Alexander?
Shaivonte Aician Gilgeous-Alexander, lahir pada 12 Juli 1998 di Toronto, Ontario, Kanada. Ia dibesarkan di Hamilton, sebuah kota industri yang menjadi saksi bisu dari kerja keras dan kedisiplinan seorang calon legenda basket baru.
Ibunya, Charmaine Gilgeous, adalah mantan pelari 400 meter yang mewakili Antigua dan Barbuda di Olimpiade 1992. Sedangkan sang ayah, Vaughn Alexander, adalah pelatih basket yang menjadi mentor pertama bagi Shaivonte Aician Gilgeous-Alexander.
Shai sendiri memulai pendidikan menengah di St. Thomas More Catholic Secondary School sebelum pindah ke Sir Allan MacNab Secondary School. Untuk mengejar impian basket profesional, ia hijrah ke Amerika Serikat dan melanjutkan pendidikan di Hamilton Heights Christian Academy, Chattanooga, Tennessee. Ini merupakan tempat dimana ia mulai menarik perhatian para pencari bakat nasional, khususnya dalam basket.
Perjalan Karier Shaivonte Aician Gilgeous-Alexander
Pada 2017, ia bergabung dengan University of Kentucky, salah satu program basket perguruan tinggi paling prestisius di NCAA. Meski hanya bermain satu musim, performanya luar biasa. Shaivonte Aician Gilgeous-Alexander memimpin Wildcats hingga turnamen NCAA dan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik SEC Tournament 2018.
Pada NBA Draft 2018, Shai dipilih oleh Charlotte Hornets dengan urutan ke-11, namun langsung ditukar ke Los Angeles Clippers. Di musim rookie, ia langsung mencatatkan nama dalam NBA All-Rookie Second Team. Setahun kemudian, ia menjadi bagian penting dari trade blockbuster yang mengirim Paul George ke Clippers. Dan Shai bergabung dengan Oklahoma City Thunder, tim yang kelak menjadi tempat ia menorehkan sejarah.
Musim pertamanya bersama Thunder langsung meledak. Ia menjadi pencetak poin terbanyak tim dan membawa Thunder ke playoff. Meski sempat terganggu cedera pada 2020–2022, ia bangkit luar biasa. Musim 2022–2023 menjadi titik balik. Shai terpilih sebagai NBA All-Star, masuk All-NBA First Team, dan mencatatkan rata-rata 31,4 poin per pertandingan, tertinggi keempat di liga.
Pada musim 2024–2025, ia naik level lagi. Dengan mencatatkan 32,7 poin, 5,8 assist, dan 5,4 rebound per game. Ia bukan hanya mencetak angka, tapi juga membawa Thunder ke gelar juara NBA pertama mereka. Tidak heran, MVP NBA 2025 pun jatuh ke tangannya.
Kontribusi untuk Timnas Basket Kanada
Shai tak hanya bersinar di NBA. Ia juga menjadi ikon bola basket Kanada, terutama setelah membawa negaranya meraih medali perunggu di FIBA World Cup 2023, prestasi tertinggi Kanada dalam sejarah turnamen tersebut.
Penampilan gemilangnya bersama timnas membuat Kanada kini menjadi kekuatan baru di panggung internasional. Ia bahkan terpilih dalam All-Tournament Team FIBA 2023, sejajar dengan pemain top dunia.
Profil & Biodata Shai Gilgeous-Alexander
- Nama Lengkap: Shaivonte Aician Gilgeous-Alexander
- Nama Panggilan: Shai atau SGA
- Tempat Lahir: Toronto, Ontario, Kanada
- Tanggal Lahir: 12 Juli 1998
- Kebangsaan: Kanada
- Posisi Bermain: Point Guard / Shooting Guard
- Nomor Punggung: 2
- Tim Saat Ini: Oklahoma City Thunder (NBA)
- Pendidikan Perguruan Tinggi: University of Kentucky (2017–2018)
- Tahun Masuk NBA: 2018
- Tim NBA Pertama: Los Angeles Clippers (2018–2019)
- Pindah ke OKC: Sejak tahun 2019
Prestasi
-
MVP NBA 2025
-
NBA All-Star (3 kali)
-
All-NBA First Team (2 kali)
-
Top Skor NBA 2024/25
-
MVP Piala Dunia FIBA 2023
-
Northern Star Award 2023

