Persaingan di zona CONMEBOL bukan hanya tentang siapa yang lolos ke Piala Dunia. Ini juga soal siapa yang paling tajam, paling konsisten, dan paling berbahaya di depan gawang. Sejak era 1950-an hingga kini, kualifikasi Amerika Selatan selalu melahirkan pencetak gol legendaris yang namanya tercatat abadi dalam sejarah sepak bola dunia.
Dari Baltazar yang membuka era, hingga Marcelo Moreno yang jadi kejutan di 2022, daftar top skor CONMEBOL adalah cerita tentang kejayaan, kerja keras, dan momen magis yang tak akan terlupakan. Kini, semua mata tertuju ke kualifikasi 2026. Siapa yang akan keluar sebagai raja gol edisi terbaru?
Kualifikasi CONMEBOL pertama kali mencetak top skor legendaris pada tahun 1954, ketika striker Brasil Baltazar mengoleksi 5 gol. Di era itu, jumlah pertandingan masih sedikit. Namun tekanan sudah luar biasa. Baltazar mencatat sejarah sebagai top skor pertama zona CONMEBOL.
Beberapa tahun kemudian, nama-nama seperti Oreste Corbatta (Argentina, 1962), Tostão (Brasil, 1970), dan Zico (Brasil, 1978) ikut mengukir namanya di papan skor. Mereka bukan hanya top skor, mereka ikon, pemain yang kemudian jadi pilar tim nasional dan legenda dunia.
Sejarah yang Ditulis Lewat Gol
Cile mencatatkan sejarah luar biasa dalam kualifikasi. Jorge Aravena memimpin pada 1986 dengan 7 gol, lalu dilanjutkan oleh Humberto Suazo (2010, 10 gol). Tapi tak ada yang sefenomenal Iván Zamorano pada 1998, yang mencetak 12 gol dan membawa Cile kembali ke Piala Dunia setelah absen panjang. Bersama Marcelo Salas, Zamorano menciptakan duet maut yang dikenal sebagai “Za-Sa”, simbol kejayaan generasi emas Cile.
Siapa sangka Bolivia bisa mencetak dua top skor sepanjang sejarah kualifikasi? WÃlliam Ramallo (1994) dan Marcelo Moreno (2022) masing-masing mencetak 7 dan 10 gol. Meski Bolivia bukan kekuatan tradisional di Amerika Selatan, para striker mereka menunjukkan bahwa determinasi bisa mengalahkan statistik.
Marcelo Moreno, khususnya, mencuri perhatian dunia saat memuncaki daftar top skor 2022, mengungguli pemain-pemain dari Brasil, Argentina, hingga Uruguay.
Selain itu, nama-nama besar Eropa seperti Ronaldo Nazário (Brasil, 2006) dan Hernán Crespo (Argentina, 2002) juga bersinar di CONMEBOL. Bersama AgustÃn Delgado dari Ekuador, Crespo mencetak 10 gol, menyimbolkan dominasi striker elit di awal 2000-an.
Ronaldo sendiri tampil luar biasa setelah cedera panjang, mencetak gol demi gol dan membawa Brasil melaju ke Piala Dunia Jerman.
Uruguay dan Duet Maut Suárez-Cavani
Dalam satu dekade terakhir, Uruguay melahirkan dua mesin gol luar biasa, yakni Luis Suárez yang mencetak 11 gol di kualifikasi 2014) Edinson Cavani dengan 10 gol di 2018.
Suárez adalah tipe striker predator dengan kecepatan dan agresivitas. Sementara Cavani dikenal karena elegansi dan efektivitasnya di depan gawang. Keduanya membawa Uruguay kembali jadi kekuatan menakutkan di Amerika Selatan.
Sementara itu, di kualifikasi 2022 membawa cerita berbeda. Saat semua mata tertuju pada Messi dan Neymar, Marcelo Moreno tampil mengejutkan dengan 10 gol untuk Bolivia. Meski negaranya gagal lolos ke Piala Dunia, Moreno jadi simbol bahwa pemain dari tim kecil pun bisa tampil luar biasa di panggung besar.
2026: Siapa Raja Gol Kualifikasi CONMEBOL Selanjutnya?
Kini, menjelang akhir kualifikasi 2026, persiangan untuk menjadi daftar top skor masih belum berakhir. Lionel Messi (Argentina) tetap jadi kandidat kuat, meski usianya sudah 38 tahun. Sementara itu, Luis DÃaz (Kolombia) tampil konsisten sejak awal kampanye.
Disisi lain, nama-nama seperti Darwin Núñez, Endrick, hingga Raphinha juga mencuri perhatian. Siapa yang akan memimpin daftar saat babak kualifikasi ditutup nanti? Apakah Messi akan mengakhiri karier internasionalnya dengan satu rekor lagi? Atau justru anak muda dari Brasil atau Kolombia yang mencuri panggung?
Daftar Top Skor Kualifikasi Piala Dunia Zona CONMEBOL (1954–2022)
Berikut adalah daftar pencetak gol terbanyak kualifikasi Piala Dunia zona CONMEBOL dari masa ke masa.
| Tahun | Pemain | Negara | Gol |
|---|---|---|---|
| 1954 | Baltazar | Brasil | 5 |
| 1962 | Oreste Corbatta | Argentina | 3 |
| 1970 | Tostão | Brasil | 10 |
| 1978 | Zico | Brasil | 5 |
| 1986 | Jorge Aravena | Cile | 7 |
| 1994 | WÃlliam Ramallo | Bolivia | 7 |
| 1998 | Iván Zamorano | Cile | 12 |
| 2002 | Hernán Crespo & Delgado | Argentina/Ekuador | 10 |
| 2006 | Ronaldo | Brasil | 10 |
| 2010 | Humberto Suazo | Cile | 10 |
| 2014 | Luis Suárez | Uruguay | 11 |
| 2018 | Edinson Cavani | Uruguay | 10 |
| 2022 | Marcelo Moreno | Bolivia | 10 |

