Italia akan melanjutkan perjuangan mereka untuk lolos otomatis ke Piala Dunia 2026 dengan bertandang ke markas Estonia pada Sabtu malam. Laga ini akan digelar di Tallinn, hanya beberapa minggu setelah Gli Azzurri membungkam Estonia 5-0 di kandang sendiri.
Pelatih baru, Gennaro Gattuso, kini berambisi menjaga momentum positif demi memastikan langkah timnya menuju putaran final.
Estonia dalam Kesulitan
Estonia berada dalam posisi sulit di Grup I dengan baru mengumpulkan tiga poin dari lima laga kualifikasi. Tim asuhan Jürgen Henn bahkan tertinggal jauh dari para pesaingnya, dan kini lebih realistis menargetkan untuk tidak menjadi juru kunci.
Tim peringkat 129 dunia versi FIFA itu baru mencatat satu kemenangan, yakni saat menumbangkan Moldova 3-2 di Chisinau. Namun setelahnya, mereka menelan kekalahan telak dari Norwegia dan Italia, serta ditahan imbang tanpa gol oleh Andorra dalam laga uji coba terakhir.
Masalah terbesar Estonia adalah tumpulnya lini depan. Mereka gagal mencetak gol dalam lebih dari 300 menit pertandingan terakhir. Menghadapi Italia yang bermental juara, tuan rumah akan berupaya keras memanfaatkan peluang sekecil apa pun di depan publik sendiri.
Gattuso Membawa Harafan
Italia tampil mengesankan sejak Gattuso mengambil alih kursi pelatih. Setelah start buruk dengan kekalahan 0-3 dari Norwegia, Gli Azzurri bangkit dengan dua kemenangan beruntun, termasuk kemenangan besar 5-0 atas Estonia.
Di laga berikutnya melawan Israel, Italia sempat menunjukkan kelemahan di lini pertahanan, meski akhirnya menang dramatis 5-4 lewat gol telat Sandro Tonali. Gattuso yang dikenal penuh emosi sempat bersitegang dengan Gianluigi Donnarumma di akhir laga, tetapi semangat juang tim tampak kembali hidup di bawah arahannya.
Kini dengan defisit enam poin dari Norwegia namun memiliki satu laga tunda, Italia harus terus menjaga tren kemenangan jika ingin mengamankan tiket otomatis ke Piala Dunia 2026.
Kondisi Pemain & Strategi
Gattuso kemungkinan besar tetap menerapkan formasi empat bek saat menghadapi Estonia. Mateo Retegui dan Moise Kean akan kembali berduet di lini depan setelah tampil efektif pada pertemuan sebelumnya.
Namun, Italia kehilangan dua pemain sayap utama — Matteo Politano dan Mattia Zaccagni — yang absen karena cedera. Posisi keduanya bisa diisi oleh Giacomo Raspadori, Riccardo Orsolini, atau Nicolo Cambiaghi. Di lini tengah, Bryan Cristante kembali masuk skuad setelah tampil impresif bersama klubnya.
Dari kubu tuan rumah, Estonia harus kehilangan striker andalan Henri Anier akibat skorsing. Rauno Sappinen diprediksi menjadi ujung tombak, didukung gelandang serang Konstantin Vassiljev. Di belakang, bek muda Maksim Paskotsi dan kiper Karl Hein akan menjadi andalan untuk meredam serangan Italia.
Perkiraan Susunan Pemain Estonia vs ItaliaÂ
- Estonia (4-2-3-1): Hein; Schjonning-Larsen, Kuusk, Paskotsi, Saliste; Shein, Palumets; Yakovlev, Kait, Sinyavskiy; Sappinen.
- Italia (4-4-2): Donnarumma; Di Lorenzo, Mancini, Bastoni, Dimarco; Orsolini, Barella, Locatelli, Tonali; Kean, Retegui.
Prediksi Skor Estonia vs ItaliaÂ
Kualitas dan kedalaman skuad Italia jauh lebih unggul dibandingkan Estonia. Meski laga tandang jarang berjalan mudah, Gli Azzurri diprediksi mampu mengamankan kemenangan meyakinkan.
Prediksi skor: Estonia 0–3 Italia

