Persaingan memperebutkan tiket promosi ke kasta tertinggi voli nasional dipastikan semakin menarik. Livoli Divisi 1 2025 bakal jadi ajang panas setelah kehadiran salah satu pevoli terbaik Indonesia, Rivan Nurmulki.
Hanya berselang sepekan setelah Livoli Divisi Utama 2025 rampung, ajang kasta kedua voli nasional itu akan digelar di GOR Sport Center Lamongan, Jawa Timur, mulai 27 Oktober hingga 2 November 2025.
Sebanyak 54 tim akan berpartisipasi—terdiri dari 29 tim putra dan 25 tim putri—untuk memperebutkan delapan tiket promosi menuju Livoli Divisi Utama 2026.
Kali ini, jadwal penyelenggaraan Livoli Divisi 1 berbeda dari edisi-edisi sebelumnya. Turnamen digelar setelah Divisi Utama selesai, menyesuaikan agenda Timnas Voli Indonesia yang lebih dulu fokus pada persiapan SEA Games 2025. Keputusan ini sekaligus memberi kesempatan bagi para pemain muda tampil dan menunjukkan kemampuan mereka di level nasional.
Nama Rivan Nurmulki menjadi sorotan utama. Spiker andalan Timnas Indonesia itu akan membela Eka Mandiri Jaya Salatiga, klub asal Jawa Tengah yang musim lalu terdegradasi dari Divisi Utama.
Kehadiran Rivan diumumkan langsung melalui akun media sosial klub. Selain sang bintang, Eka Mandiri juga diperkuat pemain berpengalaman seperti Ageng Wardoyo, Wisnu Pradana, Evianto, Tedi Hendriawan, dan Yuriko Swenda.
Eka Mandiri memiliki catatan impresif di Divisi 1. Mereka sempat menjadi juara Livoli Divisi 1 2023, sebelum promosi ke Divisi Utama. Namun, performa yang menurun musim lalu membuat tim ini harus turun kasta. Kini, dengan tambahan tenaga Rivan, mereka bertekad kembali ke jajaran elite voli nasional.
Selain Eka Mandiri, sejumlah tim kuat juga siap memberi perlawanan, termasuk Yuso Yogyakarta Putra dan Putri, dua tim yang baru turun dari Divisi Utama. Kompetisi ini juga diikuti banyak klub pembinaan daerah yang menjadi barometer perkembangan voli Indonesia.
Musim lalu, Berlian Bank Jateng keluar sebagai juara sektor putra, sementara Kharisma Premium Bandung menjadi kampiun sektor putri. Keduanya kini telah naik kasta dan tampil di Divisi Utama 2025.
Lihat postingan ini di Instagram
PP PBVSI tetap mempertahankan format terpusat tanpa sistem tur. Seluruh pertandingan akan dimainkan di Lamongan selama tujuh hari. Tim peserta dibagi ke beberapa pul dan menjalani sistem setengah kompetisi di fase penyisihan. Tim terbaik akan melaju ke babak delapan besar, lalu semifinal dan final untuk menentukan juara sekaligus peraih tiket promosi ke Divisi Utama.

