Dari Yanai ke Memphis, perjalanan luar biasa Yuki Kawamura menembus NBA membuktikan bahwa ukuran bukanlah segalanya dalam dunia basket. Dengan tinggi hanya 173 cm, dia kini siap mencatatkan sejarah sebagai playmaker Asia yang tak gentar menghadapi para raksasa dunia.
Saat kebanyakan anak muda Jepang mengidolakan bintang anime atau atlet lokal, Yuki Kawamura menatap layar televisi dengan mata berbinar. Ia menyaksikan Yuki Togashi, seorang point guard bertubuh mungil yang sukses mengoyak pertahanan lawan dengan kelincahan dan kecerdasan.
Kini, Yuki Kawamura tidak lagi sekadar pengagum. Ia telah menjadi idola baru dan simbol harapan bagi jutaan anak muda di Asia. Khususnya, bagi mereka yang selama ini merasa terpinggirkan karena ukuran tubuh mereka.
Awal Karier Yuki Kawamura
Lahir di kota pelabuhan kecil Yanai, Prefektur Yamaguchi, pada 2 Mei 2001, Yuki Kawamura tumbuh dalam lingkungan yang jauh dari pusat gemerlap dunia basket. Namun, darah olahraga mengalir dalam dirinya. Dari bangku SMA Fukuoka Daiichi, Kawamura sudah memperlihatkan sesuatu yang berbeda.
Pada usia 18 tahun, ia menjadi pemain termuda dalam sejarah B.League Jepang saat debut bersama San-en NeoPhoenix. Tak lama kemudian, ia juga mencetak rekor sebagai pencetak poin termuda di liga tersebut.
Tak lama kemudian, Kawamura pindah ke Yokohama B-Corsairs sambil menempuh pendidikan di Universitas Tokai. Namun pada awal musim 2022–2023, ia memutuskan untuk menjadi profesional penuh. Keputusan ini terbukti tepat.
Kawamura tampil impresif dan berhasil menyabet B.League MVP 2023, Rookie of the Year, serta masuk ke dalam All B.League First Team. Musim berikutnya, ia mencatatkan rekor sebagai pemimpin assist B.League 2024. Hal ini semakin menegaskan perannya sebagai motor utama permainan timnya.
Bergabung dengan Memphis Grizzlies

Pada musim panas 2024, Yuki Kawamura menandatangani kontrak dengan tim NBA (National Basketball Association), Memphis Grizzlies. Ia menjadikan salah satu pemain Asia Timur yang berhasil menembus kerasnya kompetisi basket NBA. Meski tidak terpilih dalam NBA Draft 2023, Kawamura menunjukkan bahwa tekad, kerja keras, dan performa konsisten mampu membuka jalan menuju liga basket terbaik di dunia.
Kehadiran Kawamura di Memphis menjadi momen bersejarah. Bukan hanya untuk karier pribadinya, tetapi juga untuk perkembangan bola basket Jepang secara global. Dengan gaya bermain sebagai point guard lincah dan cerdas, Kawamura dikenal memiliki kemampuan dribble luar biasa, kecepatan tinggi, serta visi permainan yang matang. Ia juga menunjukkan kualitas kepemimpinan di lapangan yang luar biasa. Hal ini semakin membuatnya menjadi playmaker modern yang ideal dalam sistem NBA.
Kontribusi untuk Tim Nasional Jepang
Di panggung internasional, kontribusi Yuki Kawamura untuk tim nasional Jepang tak terbantahkan. Ia pertama kali tampil untuk tim nasional junior Jepang dalam Kejuaraan Asia FIBA U16 2017. Kemudian, ia melakukan debut di tim senior pada Juli 2022 dalam laga kualifikasi Piala Dunia melawan Taiwan.
Puncak performanya datang di Piala Dunia FIBA 2023. Saat itu, Kawamura menjadi pahlawan kemenangan Jepang atas Finlandia. Dalam pertandingan tersebut, ia mencetak 15 poin di kuarter keempat. Hal tersebut sukses membawa Jepang meraih kemenangan pertama atas tim Eropa dalam sejarah.
Setahun kemudian, ia kembali menunjukkan kualitasnya di Olimpiade Paris 2024. Dalam pertandingan dramatis melawan Prancis yang berakhir di perpanjangan waktu, Kawamura mencetak 29 poin, 7 rebound, dan 6 assist. Ia pun menjadi pemain ketiga dalam sejarah Olimpiade (bersama Kevin Durant dan Luol Deng) yang mencetak 25+ poin, 5+ rebound, dan 5+ assist dalam satu pertandingan.
Menginspirasi Generasi Baru
Sejak kecil, Kawamura mengidolakan Yuki Togashi, pemain tim nasional Jepang yang juga memiliki postur mungil. Kini, ia telah mengikuti jejak idolanya dan bahkan melangkah lebih jauh dengan menembus liga basket dunia, NBA.
Kisah hidupnya menjadi inspirasi besar bagi generasi muda di Jepang dan Asia, khususnya mereka yang merasa “kurang ideal” secara fisik dalam dunia olahraga. Di balik tubuh kecilnya, tersembunyi semangat, kerja keras, dan determinasi tinggi, sebuah kombinasi yang kini menempatkannya di antara para atlet elit basket dunia.
View this post on Instagram
Apa yang Bisa Diharapkan di NBA?
Bergabung dengan Memphis Grizzlies, Kawamura akan menghadapi tantangan berat, mulai dari kompetisi internal tim hingga beradaptasi dengan intensitas dan fisik NBA. Namun, dengan karakter pekerja keras dan kemampuan teknis tinggi, ia diprediksi mampu memberikan kontribusi signifikan. Terlebih sebagai pemain cadangan yang memberikan energi dan dinamika dalam rotasi guard Grizzlies.
Jika mampu menjaga konsistensi dan adaptasi dengan cepat, tak menutup kemungkinan Kawamura akan menjadi ikon baru Asia di NBA. Ia bisa mengikuti jejak pemain legendaris seperti Yao Ming, Jeremy Lin, dan Rui Hachimura.